Inilah Beberapa Momen Zoro Menunjukkan Kesetiaannya Kepada Luffy

 


Inilah Beberapa Momen Zoro Menunjukkan Kesetiaannya Kepada Luffy di Anime One Piece


Penggemar One Piece pasti sudah tidak asing dengan karakter yang dijuluki pemburu bajak laut ini. Roronoa Zoro, seorang pendekar pedang yang terkenal dengan gaya tiga pedangnya dan kelakuannya yang sering nyasar. Namun, Zoro tidak hanya terkenal karena hal itu lho, dia juga terkenal akan keloyalan dan kesetiaannya selayaknya seorang samurai, meskipun Zoro tidak pernah menyebut dirinya samurai. Tanpa basa-basi lagi, ayo cuuy kita ke pembahasannya.


Berikut Adalah 5 Momen Zoro Menunjukkan Kesetiaannya


1. Zoro patuh kepada Luffy untuk tidak meladeni Bellamy

Zoro babak belur dihajar kru Bellamy
Episode 146

Suatu saat ketika Luffy, Zoro, dan Nami pergi ke sebuah toko di Pulau Jaya, mereka bertemu dengan bajak laut bernama Bellamy bersama para kru-nya. Saat itu sebenarnya Bellamy ingin merekrut Luffy menjadi kru-nya, tapi ketika mengetahui bahwa Luffy ingin pergi ke pulau langit Bellamy malah kecewa. Bellamy mengatakan kalau pulau langit hanyalah omong kosong para pemimpi.

Menurut Bellamy, bajak laut pemimpi hanya merendahkan reputasi bajak laut. Bellamy yang kesal akhirnya memukul Luffy. Ketika Nami menyuruh Luffy dan Zoro untuk menghajar Bellamy, Luffy justru mengatakan kepada Zoro untuk tidak meladeninya. Luffy dan Zoro hanya diam saja ketika dihajar Bellamy beserta anak buahnya, seluruh kru Bellamy yang berada di toko pun menertawakannya. Mereka berdua berakhir babak belur tanpa memberi perlawanan.


2. Zoro menasehati Luffy ketika Luffy ingin mengajak Usopp kembali ke kru

Zoro menasehati Luffy
Episode 323

Ketika Luffy ingin mengajak Usopp untuk kembali ke kru, Zoro menentangnya. Dia tidak menerima jika Luffy yang meminta Usopp untuk kembali ke kru. Jika Usopp ingin kembali bergabung dengan kru, maka Usopp lah yang harus meminta maaf. Zoro hanya tidak ingin harga diri kaptennya direndahkan karena seakan-akan dia diatur oleh kru-nya sendiri.

Zoro pun menasehati Luffy agar tidak selalu menuruti kemauan kru-nya. Menurutnya, tidak ada yang bisa keluar masuk kru seenaknya. Seorang anggota yang tidak menghormati kaptennya lebih baik keluar, karena bajak laut bukanlah permainan anak-anak. Terlihat disini Zoro sangat tegas dengan keputusannya, ketika Luffy salah dalam membuat keputusan maka Zoro dengan sigap memberi saran dan pilihan terbaik.


3. Zoro menanggung rasa sakit yang diderita Luffy

Zoro menanggung rasa sakit Luffy
Episode 377

Setelah Kru Topi Jerami mati-matian untuk mengalahkan Gecko Moria dan bersuka ria karena kembalinya bayangan yang sebelumnya telah diambil Moria, mereka dikejutkan dengan munculnya Bartholomew Kuma, salah satu Shichibukai dengan kekuatan buah iblis Nikyu Nikyu no Mi. Dia diperintahkan untuk membunuh Luffy beserta seluruh kru-nya. Karena Luffy saat itu sedang pingsan setelah habis-habisan melawan Moria, maka semua anggotanya berusaha melindungi Luffy.

Semuanya berusaha semaksimal mungkin melawan, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan Kuma. Zoro yang sadar bahwa dia tidak bisa mengalahkannya akhirnya memohon kepada Shichibukai itu untuk menggantikan kepala Luffy dengan kepala dirinya. Saat itu Sanji juga berusaha untuk menggantikan Luffy, tetapi Zoro membuat Sanji pingsan. Zoro percaya bahwa dirinya sebanding dengan Luffy, karena ia yakin bahwa dialah yang akan menjadi pendekar pedang terkuat. Kuma pun menyetujuinya, dengan syarat Zoro harus merasakan seluruh rasa sakit yang diderita Luffy hasil pertarungannya melawan Moria. Dengan kemampuan Nikyu Nikyu no Mi-nya, Kuma mengeluarkan rasa sakit Luffy menjadi berbentuk gelembung. Ketika Zoro mencoba sebagian kecil gelembung itu, dia terlihat begitu kesakitan lalu terjatuh. Namun dengan keyakinannya, dia mencoba merasakan semua gelembung itu sekaligus hingga membuat dirinya sekarat.

Zoro kesakitan

Saat Luffy sadar, dia heran kenapa dirinya bisa pulih tanpa luka sedikitpun. Luffy tidak tahu kalau seluruh rasa sakitnya telah dipindahkan ke Zoro, sementara Zoro mengeluarkan banyak darah karena rasa sakit yang dideritanya dan membuatnya tidak sadarkan diri selama beberapa hari.


4. Zoro memperingati agar Luffy tidak lengah

Zoro memperingati Luffy
Episode 604

Saat arc Punk Hazard, kru Topi Jerami bertemu dengan musuh yang cukup kuat. Seorang ilmuwan jenius dengan eksperimennya yang tidak manusiawi, Caesar Clown. Dia adalah bawahan Donquixote Doflamingo dan memiliki kemampuan buah iblis logia Gasu Gasu no Mi. Bahkan disana mereka juga harus berhadapan dengan Wakil Admiral Smoker bersama Tashigi dan para anggota G-5. Kemampuan Caesar yang membuatnya dapat memanipulasi dirinya dan gas di sekitarnya berhasil membuat Luffy beserta kru-nya kewalahan hingga akhirnya Luffy kalah.

Zoro yang mengetahui kekalahan Luffy pun geram, karena sebelumnya ia juga telah dibuat pingsan oleh anak buah Caesar. Dia pun memperingati Luffy agar tidak lengah lagi, Zoro tidak ingin latihan yang telah dijalaninya selama dua tahun seakan sia-sia. Kata-kata yang diucapkannya berhasil meningkatkan moral Luffy dan rekan-rekannya.


5. Zoro melindungi Luffy dari serangan gabungan Kaido-Big Mom

Zoro menahan serangan gabungan dua Yonkou
Episode 1025

Di atap Onigashima, terjadi pertarungan hebat antara lima Supernova melawan dua Yonkou. Luffy, Kid, Law, Zoro, dan Killer bekerja sama melawan Kaido sekaligus Big Mom yang tanpa diduga melakukan aliansi dengan Kaido. Suatu saat ketika kelima Supernova itu lengah, Kaido dan Big Mom mencoba menggabungkan serangannya. Serangan yang dihasilkan terlalu besar sehingga membuat mereka tidak bisa menghindar.

Disini Zoro lagi-lagi menempatkan dirinya di posisi yang dapat membuat nyawanya melayang. Dia berusaha menahan serangan gabungan itu dan memberikan waktu bagi rekan-rekannya untuk menghindar. Beruntungnya, berkat usaha Zoro menahan serangan gabungan Kaido-Big Mom membuat Law sempat untuk membuat Room dan memindahkan mereka berlima dari jangkauan serangan. Namun, karena tindakan Zoro itu membuat dirinya terluka sangat serius dan membuatnya tidak bisa ikut bertarung sementara waktu.








Nah, itulah cuuy beberapa momen betapa setianya Zoro kepada kaptennya. Meskipun Zoro terkadang terlihat konyol dan kocak, hal itu tetap tidak dapat menghilangkan sikap loyalnya. Lagipula memang sudah sepantasnya seorang anggota menghormati kaptennya. Namun, Zoro lah yang paling sering di sisi Luffy, menasehati kaptennya ketika salah mengambil keputusan, melindunginya ketika dalam kesulitan, dan melaksanakan perintah meskipun perintah yang diberikan memberatkan dirinya. Sikap yang perlu kita contoh. 

Sekian ya, cuuy. Jika ada tambahan, pendapat, kritik dan saran silahkan tulis saja di komentar 👇. 










Komentar